About Us

Hello!

Selamat datang di website IDXchart.com!

Tempat dimana kita akan sama-sama belajar tentang trading dan investasi di bursa saham. Dengan pendekatan Analisis Teknikal dan strategi TRANSIT Investing™.

Perkenalkan nama saya Ariesz Pratama Putra. Tapi teman-teman dan kolega biasa memanggil saya: Ariz!

Awal Karir Sebagai WPPE

Saya memulai karir saya di Bursa Efek Indonesia, sebagai broker-dealer (WPPE) berlisensi, sejak tahun 2007.

Dan pada waktu itu, ketika pertama kali diterima kerja, saya bahkan belum lulus kuliah. Dan masih tercatat sebagai mahasiswa tingkat akhir, di salah satu Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi di Jakarta.

Sebagai mahasiswa jurusan Manajemen Ekonomi, tentu saja saya cukup fasih dan familiar dengan yang namanya pasar modal.

Mulai dari membaca laporan keuangan, menghitung rasio-rasio investasi, sampai ke proses jual/beli dan pembentukan harga di bursa saham. Semuanya saya sudah paham teorinya.

Itulah makanya ketika baru mulai bekerja, di salah satu sekuritas di Jakarta, saya sama sekali tidak kesulitan dalam mengikuti pelatihan/training internal perusahaan.

Sekedar informasi saja. Pelatihan yang saya jalani tersebut, sebenarnya tidak jauh berbeda dengan seminar/workshop yang banyak diadakan oleh “pakar saham” di luaran sana.

Bedanya, saya mengikuti pelatihan tersebut dengan gratis. Karena saya adalah seorang Management Trainee. Dan pelatihan tersebut diadakan oleh internal perusahaan.

Sedangkan para “pakar saham” itu, mereka mematok harga sekian juta rupiah per peserta. Dengan embel-embel kepakaran dan status selebritis si pengajar.

Padahal, sekali lagi, materinya tidak jauh berbeda.

Kami belajar tentang Analisis Fundamental, Analisis Teknikal, cara kerja dan mekanisme perdagangan, sampai ke hubungan antara SRO (Self-Regulating Organization) di pasar modal.

Intinya adalah bagaimana mendapatkan keuntungan dari bursa saham, sehingga investasi yang kita miliki, dapat memberikan imbal hasil yang berlipat-lipat.

Semua materi pelatihan dapat saya ikuti dengan mudah. Karena saya adalah mahasiswa S1 Manajemen tingkat akhir. Dan saya sudah mempelajari semua itu selama 4 tahun berkuliah.

Kesulitan sebenarnya, justru baru dimulai ketika saya sudah selesai menjalani masa pelatihan. Ketika sudah keluar dari ruangan training, dan duduk di meja kerja.

Ternyata Trading dan Investasi Tidak Semudah Itu

Setelah melihat realita di dunia nyata, saya baru sadar bahwa trading dan investasi, itu tidak selalu sesuai dengan yang kita pelajari secara teori.

Trading dan investasi benar-benar tidak semudah seperti yang dibahas di ruang pelatihan. Dan tidak sesederhana seperti yang diajarkan oleh para “pakar saham”.

Contoh misalnya…

Secara teori, katanya harga saham adalah cerminan perusahaan. Kalau perusahaan itu bagus, maka harganya pasti naik.

Tapi kenapa banyak perusahaan yang kinerjanya bagus, tapi harga sahamnya malah turun terus?

Sedangkan perusahaan yang kinerjanya biasa-biasa saja, bahkan ada yang laporan keuangannya merugi, tapi kenapa harga sahamnya malah naik gila-gilaan?

Saham bagus, harganya turun. Saham jelek, harganya naik. Kenapa analisis teknikal dan analisis fundamental sering tidak sejalan?

Kalau Anda pernah baca buku, ikut seminar/workshop, atau setidaknya baca-baca artikel di internet, Anda mungkin juga punya pertanyaan yang serupa.

Intinya, ada banyak sekali kejadian “aneh”. Dimana realita di lapangan, ternyata tidak sesuai dengan teori yang diajarkan.

Belum lagi kalau kita bicara soal Market Timing dan penggunaan indikator.

Saham yang, menurut indikator, seharusnya naik. Tapi kenapa begitu kita beli, harganya langsung turun?

Tapi anehnya (dan sialnya), kenapa begitu sahamnya kita jual, harganya malah naik lagi?!

Pakai analisis fundamental, salah.

Pakai analisis teknikal, salah juga.

Sahamnya dibeli, harganya turun.

Tapi begitu dijual, harganya naik lagi.

Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa market begitu sulit untuk diprediksi? Kenapa trading dan investasi tidak dapat memberikan hasil yang memuaskan?

Apakah benar market itu memang ada yang mengatur dan mengendalikan? Sehingga trader dan investor seperti kita tidak akan bisa profit konsisten di bursa saham?

Antara FAKTOR-X dan Bursa Saham

Pertanyaan-pertanyaan di atas tadi, tidak akan ketemu jawabannya, kalau kita belum mengerti tentang sesuatu yang saya sebut: FAKTOR-X.

FAKTOR-X adalah faktor utama, dan faktor penentu, yang membuat harga saham bergerak. Entah itu bergerak naik, maupun bergerak turun.

Dan suka tidak suka, mau tidak mau. Kita semua harus mengakui, bahwa Bursa Efek Indonesia adalah bursa saham yang tidak efisien. Atau setidaknya, belum dapat dikatakan sebagai bursa saham yang efisien.

Secara akademis, bursa saham seperti ini disebut Weak Form Efficient Market Hypothesis. Dimana FAKTOR-X menjadi faktor yang sangat berperan untuk mempengaruhi naik turunnya harga saham.

Dan kalau kita mau profit konsisten di Bursa Efek Indonesia, maka kita juga harus tahu dan mengerti tentang FAKTOR-X ini!

Karena FAKTOR-X, ada saham yang tiba-tiba terbang dan naik signifikan. Karena FAKTOR-X pula, ada saham yang tiba-tiba jatuh dan turun sangat drastis!

Kalau kita paham tentang FAKTOR-X ini, bagaimana cara kerjanya, bagaimana alurnya, maka kita dapat meraih profit konsisten di bursa saham.

Meskipun kita tidak melakukan analisis fundamental. Dengan analisis teknikal yang sederhana. Kita bisa tahu saham apa yang akan naik dan turun, jauh sebelum orang lain tahu. Jauh sebelum info dan beritanya keluar.

Selama kita belum paham tentang FAKTOR-X, maka kesalahan demi kesalahan akan terus terulang kembali. Dibeli, turun. Dijual, naik. Salah beli, salah jual, salah posisi.

Jadi sebenarnya FAKTOR-X ini apa?

SILAKAN KLIK DISINI!

Jadilah investor yang Cerdas dan Mandiri!

-Ariz

Ariz - Analisis Teknikal Saham IHSG