Analisis Teknikal Saham BUMI (Bumi Resources Tbk PT) per 30 April 2019

Di tengah situasi IHSG yang sudah sideways (karena trend naik/bullish IHSG sudah resmi berakhir sejak Maret 2019 kemarin), ternyata masih ada saham-saham yang masih berusaha keluar dari trend turunnya.

Dan salah satu saham yang menarik untuk kita simak bersama adalah, saham sejuta umat: BUMI (Bumi Resources TBK PT).

Saham yang dulu pernah menjadi primadona, dan sampai sekarang pun masih sering dimasukkan ke dalam "watchlist wajib" banyak trader dan investor.

Kenapa secara analisis teknikal, saham BUMI ini kita bilang menarik?

Untuk itu, mari kita perhatikan chart berikut ini...

Analisis Teknikal Saham BUMI per 30 April 2019
Analisis Teknikal Saham BUMI (Bumi Resources Tbk PT) - Klik untuk memperbesar!

Jika kita mencermati chart saham BUMI diatas, sebenarnya ada beberapa hal yang patut kita bahas bersama. Pertama tentang trend, dan yang kedua tentang level-level Support/Resistance-nya.

Mari kita bahas satu per satu.

Pertama, tentang trend saham BUMI. Seperti yang dapat kita lihat, per 30 April 2019 kemarin, saham BUMI memang terlihat sudah mulai keluar dan menembus trendline turun jangka menengah.

Namun itu bukan berarti saham BUMI akan langsung naik. Karena secara analisis teknikal, sebuah saham yang keluar dari trend turun, punya dua kemungkinan. Yaitu:

  • Trend turun berubah menjadi trend naik
  • Trend turun yang berubah menjadi sideways (non-trending)

Nah, untuk kasus seperti di chart saham BUMI kali ini, kemungkinan mana yang akan terjadi, sangat tergantung pada apakah saham BUMI cukup kuat untuk bergerak naik dan menembus area Support/Resistance di sekitar 130.

Dan inilah hal kedua yang perlu kita bahas.

Jika kita memperhatikan chart saham BUMI diatas dengan seksama. Secara total ada 4 area, ada 4 level Support/Resistance yang sepertinya siap "menghadang" kenaikan saham BUMI.

Area Support/Resistance yang pertama ada di sekitar harga 130.

Jika saham BUMI gagal menembus area kritikal ini, maka saham BUMI akan memasuki masa-masa sideways dan non-trending.

Tapi jika saham BUMI dapat menembus Support/Resistance 130, maka baru kita boleh bilang saham BUMI sudah memasuki masa-masa bullish (trend naik/uptrend).

Saat saham BUMI berhasil menembus area Support/Resistance 130, target kenaikan berikutnya adalah di area Support/Resistance berikutnya, di sekitar level harga 150.

Dan jika momentum kenaikannya berlanjut, bahkan semakin menguat, target berikutnya adalah di area Support/Resistance 165. Sebuah area tahanan yang bahkan lebih kuat lagi dan akan lebih sulit untuk ditembus.

Jika area Support/Resistance ini tertembus juga, perjalanan ini belum selesai. Karena saham BUMI masih terhadang oleh area Support/Resistance di sekitar 190-200. Sebuah area yang harus tertembus dulu, sebelum terbuka peluang untuk saham BUMI naik ke 250 dan 300.

So, seperti yang sudah kita lihat. Perjalanan naik saham BUMI masih panjang dan berliku. Selama beberapa bulan ke depan akan ada banyak peluang yang menanti kita. Baik bagi para investor, semi-investor, maupun para active trader.

Get ready!

Mau dikirim kemana?

"Rahasia FAKTOR-X di Bursa Efek Indonesia" terdiri dari 4 video berseri. Sangat disarankan untuk Anda download, agar lebih nyaman dipelajari. GRATIS!

Mau dikirim kemana?

"Rahasia FAKTOR-X di Bursa Efek Indonesia" terdiri dari 4 video berseri. Sangat disarankan untuk Anda download, agar lebih nyaman dipelajari. GRATIS!