Analisis Teknikal Saham WTON (PT Wijaya Karya Beton Tbk) per 10 Desember 2019

Ketika bicara tentang analisis teknikal dan pergerakan harga saham. Kebanyakan trader dan investor, terutama para pemula, berpikir bahwa harga saham hanya bergerak secara dua arah, yaitu: naik atau turun.

Padahal menurut ilmu analisis teknikal, harga saham selalu bergerak dalam trend. Dan trend itu bukan cuma naik atau turun. Secara analisis teknikal, trend terdiri dari 3 arah, yaitu: Naik (Bullish), Turun (Bearish), dan Sideways (Non-trending).

Saham yang sudah "tidak kuat" untuk naik, bukan berarti sahamnya tersebut pasti akan langsung turun. Karena masih ada kemungkinan untuk saham tersebut bergerak Sideways (Non-trending).

Contohnya seperti yang terjadi di saham INDF, yang telah sempat kita bahas beberapa waktu yang lalu.

Hal yang sebaliknya juga berlaku. Saham yang sudah berhenti turun, bukan berarti saham tersebut pasti akan langsung naik. Karena pergerakan market dan harga saham tidak sesederhana itu. Masih ada kemungkinan Sideways (Non-trending) yang luput dari perhatian banyak orang.

Contoh nyatanya adalah seperti yang saat ini sedang terjadi di saham WTON (PT Wijaya Karya Beton Tbk).

Coba perhatikan chart di bawah ini…

Analisis Teknikal Saham IHSG - Saham WTON Daily per 2019.12.10
Chart Analisis Teknikal Saham WTON (Daily) per 10 Desember 2019

Di atas grafik chart harian (daily) saham WTON, per 10 Desember 2019. Yang terlihat begitu jelas, bahwa saham WTON sudah keluar dari trend Turun (Bearish) jangka menengah.

Tapi apakah itu berarti saham WTON sudah pasti akan naik dalam waktu dekat? Jawabannya: BELUM TENTU!

Kenapa?

Karena di saham WTON, terdapat area Support/Resistance 460-470, yang menahan kenaikan saham WTON. Area Support/Resistance (Reversing Role), yang cukup kuat, yang sudah terbentuk sejak bulan Mei kemarin.

Area Support/Resistance ini sempat menahan kejatuhan saham WTON sepanjang bulan September dan Oktober tahun ini. Sebelum akhirnya jebol dan tertembus di bulan November kemarin.

Dan sekarang, di bulan Desember 2019 ini, area Support 460-470 tersebut, telah berubah menjadi area Resistance, yang menahan laju kenaikan saham WTON selama 2 hari berturut-turut.

Lalu bagaimana prospek dan pergerakan saham WTON ke depannya?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, silakan cermati chart saham WTON di bawah ini…

Analisis Teknikal Saham IHSG - Saham WTON Weekly per 2019.12.10
Chart Analisis Teknikal Saham WTON (Weekly) per 10 Desember 2019

Di atas grafik chart mingguan (weekly) saham WTON, per 10 Desember 2019. Dimana dapat kita lihat saham WTON memilik area Resistance/Support yang cukup kuat di sekitaran harga 410-420. Area yang sudah terbentuk sejak awal tahun 2019 ini.

Artinya, jika misalnya saham WTON mengalami koreksi dalam waktu dekat, dan memasuki masa-masa Sideways (Non-trending). Maka area Supprot 410-420 inilah yang akan menahan kejatuhan saham WTON lebih lanjut.

Dan jika saham WTON dapat bertahan di Support kuat 410-420, maka ini adalah kesempatan yang sangat bagus untuk mulai mengoleksi dan melakukan akumulasi saham ini.

Analisis Teknikal Saham IHSG - Prospek Saham WTON per 2019.12.10
Prospek Pergerakan Saham WTON per 10 Desember 2019

Karena ketika saham WTON berhasil bangkit kembali dan menembus Resistance 460-470, maka terbuka peluang untuk harganya kembali ke kisaran Resistance 600-610 (atau menguat dan naik +33.92% dari harganya saat ini).

Namun jika ternyata saham WTON tidak berhasil menembus area Resistance 460-470, itu juga berarti bagus. Karena setidaknya gerakan seperti itu menawarkan peluang untuk kita "main cepat" dan melakukan Swing Trading di kisaran 410-470. Dengan potensi profit sekitar 14.63% (Swing Trading bolak-balik).

CATATAN PENTING: Indikator analisis teknikal saham yang sangat ampuh untuk kita pergunakan di market yang sedang bergerak Sideways (Non-trending) adalah Stochastic dan Support/Resistance. Seperti yang sudah kita bahas dengan lengkap di TRANSIT Investing™ Masterclass, modul kedua: Market Timing.

Itulah sebabnya, saham WTON benar-benar sangat menarik untuk kita pantau setidaknya sampai awal tahun depan.