IHSG Hari Ini : Krisis Turki ke Indonesia?

IHSG hari ini, 13 Agustus 2018, di awal minggu, turun dan menukik cukup tajam. IHSG close di 5861. Melemah hingga 215 poin (-3.5%), dibandingkan penutupan minggu kemarin. Pelemahan IHSG hari ini sudah terjadi sejak awal sesi pagi. Dan terus melemah sampai ke sesi penutupan.

Dan kenyataannya, IHSG tidak melemah sendirian. Nyaris seluruh bursa regional, bahkan hingga pembukaan bursa Eropa, juga melemah. Meski IHSG adalah salah satu bursa yang mengalami penurunan paling drastis. Karena bursa yang lain rata-rata hanya turun 1-2 persen saja.

Lalu apa yang harus kita lakukan di saat market seperti ini? Apakah krisis ekonomi yang tengah melanda Turki akan berpengaruh ke Indonesia? 

Sekedar mengingatkan kembali. Kita sudah pernah membahas tentang skenario seperti ini pada awal bulan Agustus kemarin (IHSG Hari Ini : Non-trending with a Twist).

Tentang apa yang terjadi kalau IHSG gagal menembus area Resistance 6000-6100. Tentang kemana arah IHSG berikutnya, dan apa yang harus kita persiapkan jika itu terjadi.

Ingat, trading adalah tentang mengelola risiko. Jadi trader harus realistis.

Trading yang CERDAS bukan trading yang tebak-tebakan. Bukan sekedar menebak apakah IHSG (dan saham yang kita beli) akan naik atau turun.

Trading yang CERDAS adalah soal mengetahui dan bersiap-siap terhadap segala kemungkinan. Termasuk kemungkinan yang terjadi seperti IHSG hari ini.

Karena sejatinya, tidak ada seorang pun yang benar-benar tahu bagaimana kelanjutan dari Krisis di negara Turki, dan sebesar apa dampaknya terhadap perekonomian kita.

Meski secara kasat mata dan head to head, tidak ada hubungan yang terlalu signfikan diantara ekonomi kita dan mereka. Namun yang patut diwaspadai adalah efek domino dari krisis tersebut.

Misalnya tentang exposure hutang, neraca perdagangan, komoditi ekspor-impor, sampai ke bagaimana pengaruhnya terhadap perekonomian negara-negara G20 (dimana Turki dan Indonesia adalah negara anggotanya).

Semua analisis ini, kalau diteruskan pasti akan membuat pusing. Terutama kita yang adalah trader retail. Dimana kemampuan, waktu, pengetahuan dan sumber informasi kita juga sangat terbatas.

Lalu apa yang yang harus kita lakukan? Simple.

Fokuslah pada analisis teknikal. Terutama analisis teknikal saham per saham.

Karena para orang-orang pintar, smart money dan para "bandar", mereka sudah mencari info, mereka sudah melakukan analisis, dan mereka juga sudah berhitung.

Kalau hasilnya bagus, mereka akan beli. Kalau hasilnya jelek, mereka akan jual. Kita tinggal mengikuti gerakan mereka saja. Tidak perlu ikut-ikutan pusing.

Ingat, salah satu prinsip analisis teknikal adalah follow the (smart) money!

Ini juga gunanya kita belajar analisis teknikal. 🙂

Lalu bagaimana dengan saham-saham yang sinyalnya sempat muncul di Trading Watchlist kita?

Actually, not much. Kita tetap trading sesuai dengan Trading Plan kita.

Karena toh saham-saham yang turun adalah saham-saham yang memang sudah berada di area Resistance. Atau saham-saham yang memang sudah keluar sinyal Sell sejak berminggu-minggu yang lalu.

Sementara untuk saham-saham yang lain, coba perhatikan Trading Watchlist hari ini...

[Trading Watchlist] 14 Agustus 2018

Dapatkan Market Update IHSG Hari Ini... 

Langsung ke inbox Anda, GRATIS!