IHSG Hari Ini : Non-trending (With a Twist)

Hari jumat minggu kemarin, 3 Agustus 2018, IHSG close di 6007. Sedikit melemah. Hanya turun 4 poin (-0.07%) dibandingkan penutupan hari sebelumnya. Dan masih bertahan di area Resistance 6000. Padahal IHSG sempat menguat di sesi pagi. Namun kembali turun ke zona merah di sesi siang. Meskipun menjelang penutupan kembali menguat sedikit (tapi tetap berada di teritori negatif).

So, bagaimana dengan view IHSG minggu ini? Apa yang harus kita lakukan? Bagaimana dengan saham-saham yang kemarin sempat muncul sinyal BUY? Apakah sudah terlambat masuk bagi yang kemarin belum sempat beli?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, mari kita lihat sejenak grafik pergerakan mingguan IHSG (weekly chart). Karena bagi Ada yang mengerti cara membaca trend, ada sesuatu yang sangat menarik! 

Analisis Teknikal Saham IHSG - IHSG per 2018.08.05

Chart diatas adalah chart mingguan IHSG (weekly view).

Just in case… Kalau ada yang belum tahu. Chart mingguan IHSG artinya, setiap batang dalam grafik di atas (yang warna hijau dan merah), mewakili pergerakan IHSG selama 1 minggu.

Sedikit berbeda dengan chart IHSG dan saham yang biasanya kita lihat. Karena biasanya yang kita lihat adalah chart harian (daily view). Dimana setiap batang mewakili pergerakan harga selama 1 hari.

Kenapa kali ini kita melihat chart IHSG mingguan? Kenapa bukan chart IHSG harian seperti biasanya?

Karena analisis teknikal dengan menggunakan chart mingguan adalah analisis teknikal yang terbaik untuk memprediksi trend jangka panjang.

Ini hal yang (seharusnya) basic. Tapi seperti biasa, yang basic ini justru yang nggak banyak diajarkan.

Kalau kita mau menjawab bagaimana perkiraan outlook IHSG sampai akhir tahun (atau bahkan sampai tahun 2019). Ya kita harus melakukan analisis teknikal dengan menggunakan chart mingguan (weekly view) seperti ini.

Sekarang coba kita perhatikan kembali chart weekly IHSG di atas.

Dari chart di atas, kita dapat melihat, bahwa IHSG memang sudah keluar dari trend bearish (trend turun). Namun bukan berarti IHSG akan langsung balik arah (reversal).

Untuk dapat dikatakan IHSG balik arah, IHSG harus melewati area Resistance 6000-6100. Seperti yang sudah kita tandai pada chart di atas.

Apakah IHSG akan berhasil menembus area Resistance 6000-6100? Nobody knows. Tidak ada yang tahu.

Selama IHSG belum menembus area Resistance tersebut, keadaan IHSG kita sebut sideways (non-trending).

Non-trending adalah pergerakan harga yang bolak-balik diantara Support dan Resistance. Tidak ada trend yang jelas.

Ketika turun sampai di Support, harganya memantul naik. Sesudah naik dan sampai di Resistance, harganya turun lagi. Setelah turun dan sampai di Support, dia naik lagi. Begitu seterusnya. Seperti bola yang terus memantul naik turun.

Keadaan itu persis seperti IHSG yang sekarang. IHSG memantul diantara Support 5600-5700 dan Resistance 6000-6100. Seperti yang ditandai oleh dua pasang garis titik-titik pada chart IHSG di atas.

Jika nantinya IHSG gagal menembus Resistance 6000-6100, berarti kita semua harus bersiap-siap terhadap kemungkinan IHSG kembali ke Support 5600-5700.

Loh, beberapa minggu kemarin kelihatannya optimis IHSG akan balik arah. Koq sekarang jadi seperti pesimis gitu, Riz?

Karena sebagai trader, kita juga harus realistis.

Trading yang CERDAS bukan trading yang tebak-tebakan. Kita tidak sekedar menebak arah market. Bukan sekedar “bertaruh” apakah besok IHSG akan naik atau turun. Bukan sekedar “berjudi” apakah saham yang kita beli akan naik atau tidak.

Trading yang CERDAS adalah soal mengetahui dan bersiap terhadap segala kemungkinan. Kalau besok IHSG-nya naik, apa yang harus kita lakukan. Kalau besok IHSG-nya turun, kita harus bagaimana.

Beberapa minggu ini kita sudah ngomongin tentang outlook IHSG yang positif. Namun di sisi lain, ya kita pun harus bersiap-siap juga kalau ternyata IHSG tidak jadi naik.

Sekali lagi, yang terpenting bukan apakah IHSG akan naik atau turun. Tapi yang penting adalah, apa pun gerakan IHSG, kemana pun arahnya, kita sudah tahu harus bagaimana. Kita tahu saham yang harus dibeli, saham yang harus dijual, dan mana saham yang boleh ditahan.

Itulah gunanya juga kita punya Trading Watchlist. Itu pula sebabnya setiap hari, semua anggota IDXchart Premium Membership mendapatkan Trading Watchlist.

Karena market bergerak dinamis. Ada saham-saham yang boleh ditahan. Tapi ada juga saham-saham yang sebaiknya dibuang dulu, untuk kita pindahkan uangnya ke saham-saham yang akan naik. Seperti misalnya saham-saham berikut ini…

[Trading Watchlist] 6 Agustus 2018

Dapatkan Market Update IHSG Hari Ini... 

Langsung ke inbox Anda, GRATIS!