IHSG-nya Naik sih, Tapi Saham Kita Koq...

IHSG hari ini, Selasa 9 Oktober 2018, ditutup menguat 35 poin (+0.62%). Dimana IHSG hari ini tampak menguat sendirian di tengah memerahnya bursa efek lainnya di wilayah regional Asia. Mungkin kenaikan ini dipengaruhi juga oleh bursa regional Eropa yang dibuka menguat.

Btw, selain pertanyaan tentang kondisi IHSG, akhir-akhir ini saya juga banyak mendapatkan pertanyaan seputar kondisi portfolio yang "kebakaran". Atau sebagian yang lain menyebutnya "berdarah-darah".

Bagaimana dengan saham-saham kita yang sudah terlanjur turun dalam? Apakah sebaiknya kita diamkan (sampai entah kapan)? Atau malah lebih baik di-Cut Loss saja? Atau sudah boleh beli lagi dan dilakukan Average Down?

Kalau misalnya ada diantara kita yang kebetulan portfolio-nya sedang "kebakaran", inilah yang harus Anda lakukan... 

Secara umum, ada 3 hal yang dapat kita lakukan terhadap portfolio yang sedang "kebakaran". Yaitu: Hold, Cut Loss dan Average Down.

Lalu bagaimana memutuskan, saham-saham mana yang harus kita Hold? Saham mana yang terpaksa harus di-Cut Loss? Dan mana yang sudah boleh dilakukan Average Down (atau Buy Back di harga bawah)?

Caranya simple. Buka chart saham per saham, dan lakukan analisis teknikal dengan memperhatikan dua hal ini:

  1. Trend and Market Direction
  2. Support Resistance

Kita boleh lakukan Hold, untuk saham-saham yang trend-nya sideways dan posisinya sedang ada di Support kuat. Karena saham-saham seperti ini memang ada kemungkinan untuk kembali menguat.

Kita lebih baik Cut Loss, kalau saham tersebut sudah memasuki trend turun, dan Support kuatnya baru saja tertembus. Memang menyakitkan. Tapi lebih baik Cut Loss sekarang, daripada menyesal kemudian.

Atau setidaknya jual dulu ketika nanti harga rebound dan sampai ke Resistance kuat. Saham-saham seperti ini memang tidak layak dipertahankan. Karena apa yang sekarang kita kira murah, bisa jadi lebih murah lagi nanti.

Kita boleh lakukan Average Down (atau Buy Back), untuk saham-saham yang trend-nya turun, tapi turunnya sudah sampai pada posisi bottoming. Yang ditunjukkan oleh Support kuat atau ada indikasi divergence.

Nah, pertanyaan berikutnya: Bagaimana cara membaca dan menentukan arah trend? Bagaimana kita menentukan trend yang naik, turun dan sideways? Lalu bagaimana pula menentukan mana Support kuat dan mana Resistance kuat?

Yes, jawabannya ada di Member Area!

(Silakan download dan tonton video yang berjudul "Trend and Market Direction", dan video yang berjudul "Support Resistance".)

Mumpung market-nya lagi rebound nih. Posisi IHSG sedang menguat dan ada kesempatan untuk kita menyehatkan portfolio kembali. 🙂

Dapatkan Market Update IHSG Hari Ini... 

Langsung ke inbox Anda, GRATIS!