Trading Sharing 001: Belajar Investasi Saham untuk Orang Awam ft. Hiendo Herman

Untuk episode pertama siniar (podcast) Trading Sharing, kita akan kembali lagi ke dasar. Back to basic. Belajar investasi saham mulai dari yang paling awal, bersama bintang tamu kita: Hiendo Herman dari Mirae Asset Sekuritas.

Saya pertama kali mengenal Hiendo di tahun 2016, ketika beliau baru memulai karirnya sebagai Office Education di Mirae Asset Sekuritas (yang dulunya bernama KDB Daewoo Securities).

Dan selama bertahun-tahun, saya cukup terkesan dengan komitmen dan kerja kerasnya untuk mengedukasi dan menyebarluaskan tentang manfaat berinvestasi di Bursa Efek Indonesia kepada banyak orang.

Itulah sebabnya, saya merasa Hiendo adalah orang yang sangat tepat untuk menjadi bintang tamu kita, di episode Trading Sharing yang pertama ini.

Berikut adalah topik-topik menarik yang kami bahas dalam obrolan santai kita kali ini…

Merasa Terlambat untuk Belajar Investasi Saham? (17:42)

Banyak orang merasa sudah "terlalu tua" untuk mulai belajar hal baru. Apa lagi untuk belajar berinvestasi saham. Dimana topik tersebut masih dianggap canggih dan rumit bagi orang awam.

Padahal dengan dukungan teknologi canggih seperti sekarang ini, investasi saham sebenarnya sudah sangat mudah dan sederhana. Sudah tidak serumit beberapa tahun yang lalu.

Disini Hiendo menceritakan pengalaman uniknya dalam mengedukasi sepasang Kakek-Nenek berusia 80an tahun, tentang bagaimana memulai berinvestasi saham di Bursa Efek Indonesia.

Apakah Investasi Saham Hanya untuk "Orang Jakarta" Saja? (20:47)

Alasan lain yang membuat banyak orang masih enggan untuk belajar investasi saham adalah karena domisili mereka yang berada jauh dari Ibukota Jakarta.

Padahal untuk memulai berinvestasi saham di Bursa Efek Indonesia, sama sekali tidak perlu menginjakkan kaki di Jakarta. Selama kita punya koneksi internet yang memadai, semua hal dapat kita lakukan dengan mudah, dimana pun lokasi kita saat ini.

Hiendo kembali menceritakan bagaimana beliau membantu pembukaan akun investasi saham, oleh beberapa nasabah di luar pulau Jawa. Bahkan sudah pernah mendapatkan nasabah dari luar negeri (sampai ke Amerika Serikat)!

Merasa Takut Berinvestasi Saham? (24:04)

Memulai sesuatu yang baru dan asing, apa lagi kalau ada hubungannya dengan uang (hasil jerih payah kita), seperti investasi saham, tentu akan memunculkan rasa takut tersendiri.

Entah itu takut kehilangan uang, takut sahamnya turun, atau takut investasinya rugi.

Disini, kita akan membahas tentang berbagai macam ketakutan-ketakutan, dan sejumlah risiko dan ketidakpastian, yang biasanya dialami oleh para investor saham pemula.

Trading Saham Pasti Rugi? (25:52)

Sayangnya, masih saja ada anggapan. Bahwa berinvestasi saham di Bursa Efek Indonesia, sudah pasti rugi. Bahwa kita sebagai investor retail adalah "sasaran empuk" para pemain besar.

Anggapan ini juga semakin diperparah, oleh maraknya "cerita horor" tentang investasi bodong (dan kasus penipuan serupa), yang sudah memakan banyak korban di Indonesia.

Pada bagian ini, kita akan mengobrol tentang hal-hal yang harus diperhatikan, sebelum kita berinvestasi saham di Bursa Efek Indonesia. Serta bagaimana menghindari tawaran investasi-investasi yang tidak masuk akal.

Bagaimana Langkah Demi Langkah Memulai Investasi Saham? (31:54)

Setelah semua pembicaraan panjang lebar tentang investasi saham dan Bursa Efek Indonesia, sekarang pertanyaannya adalah: Bagaimana cara memulai?

Bagaimana langkah demi langkahnya? Apa saja yang harus dipersiapkan? Kemana kita harus pergi, untuk dapat memulai investasi saham? Siapa yang bisa kita hubungi?

Disini, Hiendo akan membabarkan dengan jelas dan gamblang, step by step (langkah demi langkah), untuk mulai menjadi investor saham di Bursa Efek Indonesia.

Kita juga akan membahas tentang berbagai jenis Akun Investasi Saham yang dapat kita pilih, sesuai dengan kebutuhan dan rencana investasi kita masing-masing.

Bagaimana Cara Berinvestasi di Reksadana? (47:02)

Selain berinvestasi saham, sebenarnya kita juga punya pilihan dan untuk berinvestasi di reksadana. Entah itu reksadana saham, reksadana pendapatan tetap, reksadana campuran, maupun reksadana pasar uang.

Berinvestasi di Reksadana adalah alternatif yang dapat dipilih, oleh mereka yang karena satu dan lain hal, masih enggan untuk berinvestasi langsung di saham dan Bursa Efek Indonesia.

Untungnya, Mira Asset Sekuritas juga menyediakan fasilitas yang sangat lengkap, bagi kita yang lebih memilih untuk berinvestasi di instrumen Reksadana.

Bagaimana Ikut Membeli Saham yang Baru Melakukan IPO? (01:00:50)

Jika kita tertarik untuk mengikuti penawaran umum perdana (Initial Public Offering), terdapat cara yang sangat mudah untuk memulainya. Karena Mirae Asset Sekuritas pun sudah menyediakan fitur khusus untuk membeli saham-saham IPO.

Seperti yang sudah berulang kali kita sebutkan, dengan dukungan teknologi canggih zaman sekarang, berinvestasi saham sudah sangat mudah, sederhana dan merakyat.

Tidak seperti dulu, dimana investasi saham adalah investasi bagi "orang berduit", yang hanya dapat diakses oleh mereka-mereka yang sudah kaya raya.

Buku yang Direkomendasikan untuk Investor Saham Pemula? (01:12:33)

Salah satu sumber (media) belajar yang cukup lengkap dan terbilang murah adalah buku.

Namun diantara begitu banyak buku yang sama-sama membahas tentang investasi saham dan Bursa Efek Indonesia, yang mana yang harus kita pilih dan kita baca?

Khusus untuk pemula yang masih benar-benar awam, Hiendo merekomendasikan dua buah buku ini:

Buku Who Wants To Be A Smiling Investor - Analisis Teknikal Saham IHSG
Who Wants to be a Smiling Investor (oleh Lukas Setia Atmaja)
Buku Yuk Nabung - Saham Analisis Teknikal Saham IHSG
Yuk Nabung Saham (oleh Nicky Hogan)

Mana yang Lebih Untung: Trading atau Investasi Saham? (01:28:18)

Strategi Trading dan Strategi Investasi Saham adalah dua hal yang sangat berbeda. Bahkan cenderung berlawanan, dengan konsep yang bertolak belakang.

Dikotomi dan dualisme inilah yang biasanya membingungkan para pemula dan mereka-mereka yang baru terjun di Bursa Efek Indonesia. Sebab keduanya menawarkan potensi keuntungan yang juga sama-sama menarik.

Namun sebenarnya mana yang lebih menguntungkan? Trading jangka pendek? Atau Investasi jangka panjang?

Apa Risiko Berinvestasi Saham dengan Modal Kecil? (01:31:36)

Untuk membuka akun rekening Saham di Mirae Asset Sekuritas, kita memerlukan setoran awal minimal sebesar Rp.10.000.000,- (sepuluh juta rupiah). Sebuah jumlah yang bagi sebagian orang dirasa terlalu besar.

Namun pada kesempatan kali ini, kita akan membahas berbagai macam risiko dan keterbatasan, jika kita berinvestasi saham dengan modal yang terlalu kecil dan minimal.

Mulai dari terbatasnya jumlah saham yang dapat kita beli, semakin sedikitnya pilihan saham yang tersedia (jika modal kita terlalu kecil), sampai dengan potensi untuk terjebak di saham-saham "gorengan" yang berisiko tinggi.

Untuk Informasi Lebih lanjut…

Hiendo Herman (Mirae Asset Sekuritas)
WhatsApp : 0858.1379.7881
Instagram : @investasi_indo
Link : tiny.cc/mautanyasaham

Tentang Trading Sharing

Trading Sharing adalah sebuah siniar (podcast) oleh IDXchart Trading Group. Tempat dimana kita akan ngobrol-ngobrol santai tentang saham, tentang investasi dan seputar kisah trading. Seru? Pasti! Check it out!